|
Fakultas Agama Islam UNISLA terakreditasi B |
|
Sunday, 30 December 2007 |
|
Di penghujung tahun 2007 Masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Lamongan mendapatkan satu hadiah istimewa lagi, yaitu turunnya Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi tanggal 26 Nopember 2007 Nomor 028/BAN-PT/Ak/X/S1/XI/2007 untuk Fakultas Agama Islam UNISLA dengan nilai B. Menurut H. Bambang Eko Muljono, SH.SpN.,MHum,MMA., Purek I Unisla bahwa SK. BAN-PT tersebut merupakan bukti kesungguhan dari Yayasan Pembina Pendidikan Tinggi Islam "Sunan Giri" Lamongan dan Universitas Islam Lamongan untuk melaksanakan pendidikan yang bermutu dan setara dengan PTN maupun PTS yang lainnya, (Humas-UNISLA)
Di penghujung tahun 2007 Masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Lamongan mendapatkan satu hadiah istimewa lagi, yaitu turunnya Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi tanggal 26 Nopember 2007 Nomor 028/BAN-PT/Ak/X/S1/XI/2007 untuk Fakultas Agama Islam UNISLA dengan nilai B. Menurut H. Bambang Eko Muljono, SH.SpN.,MHum,MMA., Purek I Unisla bahwa SK. BAN-PT tersebut merupakan bukti kesungguhan dari Yayasan Pembina Pendidikan Tinggi Islam "Sunan Giri" Lamongan dan Universitas Islam Lamongan untuk melaksanakan pendidikan yang bermutu dan setara dengan PTN maupun PTS yang lainnya, sebab nilai ijazah dan mutu UNISLA berdasarkan penilaian BAN-PT sama dengan PTN dan PTS lainnya yang terakteditasi B. Hal ini perlu disampaikan oleh Purek I Unisla yang juga sebagai Direktur Eksekutif Yayasan Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat kabupaten Lamongan, dimana saat ini di Lamongan banyak korban pendidikan tinggi instan yang dilaksanakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, baik yang menggunakan bangunan Kontrakan maupun di bangunan pemerintah di Lamongan. Hal itu sangat disayangkan karena baik Pemerintah Kabupaten Lamongan maupun Dewan Pendidikan Lamongan rupanya sangat tidak memperhatikan timbulnya pendidikan Instan yang ada di Lamongan tersebut. Untuk itu pula Purek I UNISLA menghimbau kepada Pemerintah Kabupaten Lamongan dan masyarakat agar mengindari pendidikan instan dan lebih baik mencari pendidikan yang jelas kantornya, dan kampusnya serta jelas proses belajar-mengajarnya yang sudah ada di Lamongan yang juga merupakan aset Lamongan.Sedangkan mengenai kiat Unisla sehingga mencapai terakreditasi B menurut Bambang EM, adalah selain Ridlo Allah SWT juga adanya kerja keras Civitas Akademika dan kepeduulian yayasan serta peran serta mahasiswa serta masyarakat Lamongan. Sedangkan peran Pemerintah Kabupaten Lamongan kami belum melihat peran yang signifikan. Dan untuk itu semua kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya. (Humas-UNISLA) |