|
Bertepatan 9 Tahun beroprasionalnya UNISLA (Ijin Operasional 10 Agustus 2000) dan menyongsong 64 tahun Kemerdekaan RI, pada hari Senin, tanggal 10 Agustus 2009, pembangunan Gedung UNISLA tahap II dimulai. dengan ditandai tasyakuran dan do'a bersama yang dipimpin Pembantu Rektor IV, Drs. H. MALCHAN, MAg, yang dihadiri oleh Rektorat, Dekanat, Dosen, Karyawan dan Mahasiswa Universitas Islam Lamongan. Pada Tahap II ini yang akan dibangun adalah bagian depan Kampus UNISLA berupa gedung dengan panjang 57 M dan lebar 24 M berlantai 3 yang penggunaannya lantai I untuk kantor pusat dan administrasi, ruang rapat , dan ruang seminar, lantai II ruang kuliah dan laboratorium dan lantai III hall (gedung serbaguna) yang antara lain dapat digunakan untuk ruang pertemuan berkapasitas 750 orang , 2 lapangan bulu tangkis ataupun lapangn footsal. Pembantu Rektor I, H. Bambang Eko Muljono,SH,SpN, MHum,MMA, selaku ketua Tim Pengembangan dan pembangunan kampus UNISLA, yang didampingi Pembantu Rektor II, Pembantu Rektor III dan Pembantu Rektor IV, menjelaskan bahwa pembangunan gedung ini sudah menjadi keharusan yang tidak bisa ditunda lagi, mengingat pendaftaran Mahasiswa Baru Tahap I hingga tanggal 31 Juli 2009 saja sudah mencapai 750 orang dan hingga tanggal 10 Agustus 2009 ini mahasiswa baru yang telah mendaftar di UNISLA sudah mencapai 875 orang, sehingga kantor pusat administrasi yang hanya terdiri dari 3 ruangan sudah sangat tidak memadahi lagi untuk melayani mahasiswa.
Menurut Tim Teknis yang diketuai Pembantu Dekan I Fakultas Teknik UNISLA, Ir. Zulkifli Lubis, MT untuk keperluan Pembangunan Gedung ini maka mulai hari Senin ini pula, maka bangunan lama akan dibongkar dan dirobohkan dan setelah itu akan segera dipasang tiang pancang secara hidrolis. sedangkan perkiraan waktu pengerjaan untuk Lantai I dapat diselesaikan dalam waktu 4 bulan. Pembangunan kampus UNISLA dilakukan tidak asal-asalan saja, akan tetapi didahului dengan suatu kajian secara akademis . Namun demikian oleh karena dana yang digunakan adalah dana mandiri tanpa bantuan dari pemeriintah maupun swasta serta pihak lain manapun juga sehingga terdapat keterbatasan dana maka dalam pelaksanaannya dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan dengan tanpa meninggalkan master plan yang ada. Sebagai lembaga pendidikan tinggi dimana didalam ada fakultas Teknik Sipil, Teknik Elektro dan Teknik Informatika, maka seluruh bangunan kampus UNISLA yang baru dapat dipertangung jawabkan secara akademis, baik teknologinya, kwalitasnya maupun pendanaannya, sehingga diharapkan nantinya seluruh dokumen akademis yang ada dapat digunakan sebagai pembanding terhadap proyek-proyek pembangunan gedung yang ada di Lamongan, kata Zulkifli yang Magister Tekniknya diperoleh dari ITS ini. Dalam Kesempatan ini pula, jajaran Rektorat meminta pengertian seluruh warga UNISLA bilamana selama pembangunan ini agak terganggu dengan aktifitas-aktifitas proyek ini. "Selamat atas dibangunnya Gedung Unisla Tahap II dan Selamat Tinggal Kenangan di Gedung Lama" (Humas UNISLA) |