|
Bertempat di halaman Kampus UNISLA, Jalan Veteran 53 Lamongan, pada hari Sabtu tanggal 25 Oktober 2008 telah diadakan Rapat Terbuka Senat Universitas Islam Lamongan dalam rangka Wisuda Sarjana, Magister tahun Akademik 2007-2008. Dalam Wisuda ke 5 UNISLA kali ini Rektor, Drs. KH. Achmad Mudlor, SH, mengukuhkan 263 Wisudawan, yang telah memenuhi syarat akademis dan syarat administrasi di tiap fakultas, yang terdiri dari Program Pascasarjana 128 orang dengan gelas Magister Agama Islam (MA), Fakultas Agama Islam 273 orang dengan selar (SPdI), Fakultas Ekonomi 115 orang dengan gelar S.E., Fakultas Hukum 40 orang dengan gelar S.H., Fakultas Teknik 7 orang dengan gelar S.T.,Fakultas Peternakan 2 orang dengan gelar SPt.,, Fakultas Perikanan 2 orang dengan gelar SPi, dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 56 orang dengan gelar SPd.
Dalam sambutan yang dibacakan oleh Kabag Akreditasi, Koordinator Kopertis VII menyampaikan bahwa UNISLA tidaklah perlu diragukan lagi proses belajar mengajarnya dalam rangka membantu pemerintah dalam mencetak insan yang cerdas dan kompetetif, dan hal ini harus tetap dijaga dan ditingkatkan. Hal ini terbukti bahwa UNISLA dapat menjadi Juara I Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) Tingkat Kopertis VII dan Juara II KKTM Wilayah C (Indonesia Timur). Sedangkan Rektor UNISLA dalam pidato pengukuhannya menyampaikan bahwa wisuda bukan akhir dari segalanya, akan tetapi merupakan awal dalam pergaulan di masyarakat atas kompetensi keilmuan yang dimilikinya. Seorang Sarjana dan Magister akan dihargai di masyarakat apabila ia bisa mempertanggung jawabkan gelar yang diperolehnya dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat dan wisuda merupakan pintu gerbang untuk belajar lagi dengan bekal ilmu yang telah ditimba di kampus UNISLA selama ini. Sebab belajar tidak mengenal jangka waktu, akan tetapi sepanjang hayat masih dikandung badan, maka manusia harus tetap belajar dan belajar. Rektor UNISLA juga menyampaikan perkembangan UNISLA dimana dalam usia menjelang tahun ke 9 ini, UNISLA telah mulai membangun gedung perkuliahan Tahap I berlantai 4 dan telah pula mempunyai tanah seluar 4,5 Ha tanpa bantuan satu sen pun dari Pemerintah Pusat, pemerintah Propinsi Jawa Timur, Maupun Pemerintah Kabupaten Lamongan. Ini bukti lain bahwa UNISLA dikelola secara profesional selain bukti yang dikemukakan Koordinator Kopertis VII tersebut di atas. Untuk itu pula Rektor menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh keluarga besar UNISLA yang telah bahu membahu tanpa mengenal lelah untuk membesarkan UNIVERITAS ISLAM LaAMONGAN yang milik umat dan bukan milik keluarga ini. |